Mei
22
2017
Tak Berkategori

Professional Coach Program for Bank Sumut

Bank Sumut bekerja sama dengan Sparkassenstiftung (SBFIC) sejak tahun 2010 dan telah berhasil menerapkan skema kredit mikro berbasis arus kas yang disebut KMSS (Kredit Mikro Sumut Sejahtera). Selama lima tahun terakhir, Bank Sumut menggunakan pelatih dan mentor internalnya untuk melatih perwira baru yang nantinya akan ditugaskan sebagai Bank Sumut KMSS AOs dan umumnya akan dialokasikan ke cabang pembantu di daerah. Setidaknya setahun sekali bank memilih dan melatih sekitar 30 AO baru untuk mengisi kekosongan.

Saat ini, ada 132 AO yang bekerja di bidang penjualan kredit mikro dan KUR (Kredit Usaha Rakyat) dengan jumlah pinjaman sejenis seperti di atas. Pelatih dan mentor berkualifikasi dari Bank Sumut tidak hanya bekerja untuk Bank Sumut namun juga membantu Sparkassenstiftung dengan menerapkan metodologi KUM di BPD lainnya seperti Bank Jateng, Bank SulutGO dan Bank Papua. Sangat penting dan bernilai bagi bank untuk memiliki pelatih yang berkualitas dan terampil serta mentor / pelatih untuk mencapai visinya dan Misi dan untuk menjaga kualitas kredit yang baik. Oleh karena itu SBFIC menggandeng RIWANI Globe untuk melatih para senior AO menjadi coach yang professional.

Untuk mencapai tujuan, visi, misi, dan menjawab tantangan di atas, terlebih pada tantangan yang dihadapi AO di lapangan, maka diadakanlah Training Professional Coach Program. Pelatihan dalam rangka penguatan kapasitas AO senior ini diselenggarakan di Medan pada tanggal 06 s/d 10 Maret 2017 bertempat di Sentra UMK Bank Sumut Medan, dengan jumlah peserta sebanyak 15 orang. Peserta pelatihan adalah AO Senior yang berpengalaman dan dinilai mempunyai kinerja yang bagus di Bank Sumut. Peserta diharapkan mengikuti pelatihan keterampilan untuk menjadi mentor / coach. Sehingga nantinya mereka dapat mentransfer pengetahuan dan pengalaman di bidang kredit mikro dan pinjaman UKM ke AO baru serta membimbing para junior AO layaknya seorang coach professional.

Semua peserta mengikuti pelatihan dengan semangat  dan kemauan belajar mereka juga sangat tinggi. Selama lima hari respon peserta selalu positif. Mereka aktif bertanya dan bersungguh-sungguh untuk dapat menjadi seorang professional coach. Dibuktikan ketika mereka melakukan latihan praktek coaching dikelas sangat menghayati peran dan berusaha agar berhasil mengatasi solusi dari permasalahan sang coachee. Peserta juga mampu memahami mekanisme coaching yang sukses. Ketrampilan komunikasi sebagai coach meningkat. Selanjutnya mereka sudah dapat mempraktekkan sendiri teknik coaching kepada juniornya. Pelatihan ini juga dapat memberikan pembelajaran berdasarkan pengalaman. Terdapat perubahan sikap, perilaku dan kebiasaan-kebiasaan baru yang akan dipraktekkan untuk mencapai tujuan personal dan profesional.

About the Author:

Leave a comment